20202_UAS_PrakJarkom_03TPLP017_Thessa_angela

Nama : Thessa Angela

NIM   : 191011402692

Kelas  : 03TPLP017


1). Fitur tersebut dinamakan Auto Reply atau Autoresponder yaitu suatu fitur yang dapat menjawab email secara otomatis. Contoh fitur Out of Office Assistant yang merupakan fasilitas di dalam Ms Outlook yang dapat membantu kita untuk memberikan balasan terhadap email yang masuk ke account email kita, ketika kita sedang tidak ada di tempat atau berhalangan. Misalnya saat kita dalam perjalanan bisnis berhari-hari atau saat kita sedang dalam cuti panjang. Dengan demikian pengirim tidak dibuat terlalu lama menunggu balasan.

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

Membuat template pesan:

1. Pada menu File, klik New > Mail Message.

2. Pada tab Options, klik Plain Text.

3. Ketik pesan yang ingin dikirimkan sebagai balasan otomatis.

4. Klik Microsoft Office Button (berbentuk lingkaran di pojok kiri atas) dan Kemudian klik Save As.

5. Pada kotak dialog Save As, pada Save as type, pilih Outlook Template (*.oft).

6. Pada kotak File name, ketik nama file untuk template pesan kemudian kilik Save.

Secara default file ini akan disimpan di dalam folder templates, tetapi jika ingin menyimpan di tempat lain silahkan pilih lokasi penyimpanan yang diinginkan, misal di My Documents.

Buat sebuah rule untuk secara otomatis membalas email baru yang masuk:

1. Pada menu Tools, klik Rules and Alerts.

2. Pada kotak dialog Rules and Alerts, klik New Rule.

3. Di bawah Start from a blank rule, klik Check messages when they arrive, Kemudian klik Next.

4. Di bawah Which condition(s) do you want to check?, pilih sent only to me dan kriteria lain            yang diinginkan, Kemudian klik Next.

5. Jika terdapat kotak dialog yang menginformasikan bahwa rule ini akan diterapkan untuk setiap     pesan/email yang diterima, klik Yes.

6. Di bawah What do you want to do with the message?, pilih reply using a specific template.

7. Di bawah Step 2: Edit the rule description (click an underlined value), klik a specific template.

8. Pada kotak dialog Select a Reply Template, pada bagian kotak Look In, klik User Templates in     File System. Atau klik kotak Browse di sebelah kanannya jika file template tadi disimpan di         lokasi lain, misal di My Documents.

9. Klik nama file template yang sudah dibuat sebelumnya, Kemudian klik Open.

10. Klik Next.

11. Opsional, dapat memilih salah satu jika ada pengecualian untuk rule auto-reply.

12. Klik Next.

13. Di bawah Step 1: Specify a name for this rule, ketikkan nama untuk rule, Kemudian klik               Finish.

2). Hal ini biasanya terjadi karena pengguna sosial media terkena penipuan yang dikategorikan sebagai phising. Phising adalah suatu metode kejahatan dunia maya di mana korbannya dihubungi melalui email, telepon atau pesan teks oleh seseorang yang menyamar sebagai lembaga tertentu yang sah untuk memikat individu agar memberikan data informasi sensitif dari korbannya seperti yang dapat seperti username dan password akun bahkan rincian kartu kredit dan perbankan. 

Di dalam email tersebut biasanya akan terdapat sebuah tautan ke halaman palsu yang tampilannya dibuat persis seperti website yang asli untuk menjebak seseorang. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk mengakses akun-akun penting dan dapat mengakibatkan pencurian identitas dan kerugian finansial.

 3). . Perbedaan http dan https:

·         Dalam HTTP, URL dimulai dengan “http: //” sedangkan HTTPS, URL dimulai dengan “https: //”

·         HTTP menggunakan nomor port 80 untuk komunikasi dan HTTPS menggunakan 443

·         HTTP dianggap tidak aman dan HTTPS aman

·         Selanjutnya adalah http Berfungsi di Lapisan Aplikasi dan HTTPS berfungsi di Transport Layer

·         Dalam HTTP, Enkripsi tidak ada dan Enkripsi hadir dalam HTTPS seperti dibahas di atas

·         HTTP tidak memerlukan sertifikat apa pun dan HTTPS membutuhkan Sertifikat SSL

Cara kerja https yaitu, browser akan melakukan validasi dari sertifikat SSL dan memastikan website tersebut benar-benar valid. Selama proses SSL handshake, untuk public key dan private key akan melakukan enkripsi dan dekripsi. Apabila sertifikat valid, session key akan dibuat oleh klien dan server.

4.      Menggunakan Teknik Load balancing, karena provider telepon seluler menggunakan tower jaringan seluler atau bts yang bertujuan untuk mendistribusikan beban kerja sehingga memaksimalkan throughtput dan meminimalisir response atau interval dan menghindari overload (beban kemacetan jaringan).

 

5.       Suatu RT yang terletak di desa TUGU memiliki jaringan wifi terbuka dengan Network Address 192.168.43.0/25 . Hitunglah subnetting pada network address tersebut.

 

Network address ini dikategorikan ke kelas C

        a.      Subnet mask binner = 11111111.11111111.11111111.100000

        b.      Subent mask decimal = 255.255.255.128 (didapat dari 2^7=128)

        c.       Jumlah Blok = 2^1 = 2

        d.      Jumlah host/blok = 2^7 = 128

        e.      Jumlah host valid = 128 – 2 = 126

 

Blok Pertama: (total range 192.168.43.0 sampai 192.168.43.127)

·         Network address = 192.168.43.0;

·         Host Valid atau IP Valid = 192.168.43.1 s/d 192.168.43.126

·         Broadcast address = 192.168.43.127

 

Blok Kedua: (total range 192.168.43.128 sampai 192.168.43.255) blok kedua yang merupakan urutan host lanjutan blok pertama.

·         Network address = 192.168.43.128

·         Host Valid atau IP Valid = 192.168.43.1 s/d 192.168.43.254

·         Broadcast address = 192.168.43.255



Comments